Full width home advertisement

Post Page Advertisement [Top]

Saya yakin sudah banyak teman-teman di luar sana yang sudah mengamalkan shalawat setiap hari. Akan tetapi masih banyak yang masih ragu karena belum mendapatkan keajaiban dari shalawat. Jika anda yang sedang membaca artikel ini salah satu diantaraya yang belum mendapatkan keajaiban dari shalawat, baca artikel ini sampai selesai agar mengetahui di mana letak permasalahannya.

Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk memperbanyak membaca shalawat kepada Beliau. Saat nanti kita pertama kali di alam kubur maka yang pertama kali di tanyakan oleh malaikat adalah tentang Rasulullah oleh karena itu perbanyaklah bershalawat kepadaku.

Mengapa+Sudah+Mengamalkan+Shalawat+Hidup+Masih+Susah

Salah satu keutamaan membaca shalawat paling terkenal di masyarakat luas adalah menyingkap keresahan, kegundahan dan kesempitan serta memperbanyak rezeki dan tercukupinya kebutuhan lainnya.

Berapakah jumlah minimal seseorang dapat dikatakan telah memperbanyak bershalawat kepada Rasulullah ?

Ada sebagian ulama yang berpendapat bilangan minimal membaca shalawat adalah 700 kali siang hari dan 700 kali malam hari. Sedangkan ada ulama lain yang mengatakan minimal 350 kali siang hari dan 350 kali pada malam hari.

Penulis sendiri mengambil yang tengah-tengah yaitu 1.000 kali dalam sehari semalam, tetapi penulis juga berusaha memperbanyak dari 1.000 kali semampunya.

Berapa pun jumlah yang kita pilih untuk diamalkan bukanlah masalah yang penting istiqamah, tentunya semua adalah jalan untuk menuju ridhanya Allah SWT dan juga sebagai tanda cinta kita kepada baginda Rasulullah SAW.

Kembali Kepertanyaan : Mengapa Sudah Mengamalkan Shalawat Hidup Masih Susah ?

Misalnya ingin menikah di tahun 2019, ingin punya rumah sendiri di tahun 2019, ingin memberangkan orang tua umrah tahun 2019, ingin punya mobil di tahun 2019 dan hajat-hajat lainnya. Lalu mengamalkan shalawat.

Akan tetapi tahun 2019 sudah berlalu masuk ke tahun 2020, hajat-hajat di atas tidak juga di kabulkan lantas berhenti mengamalkan shalawat. Itu artinya tidak yakin dan berburuk sangka kepada Allah kenapa hajat tidak juga di kabulkan.

Sesungguhnya Allah itu maha mengetahui segala hal kapan waktu yang tepat untuk kita menikah, kapan punya rumah sendiri, kapan punya mobil sendiri dan seterusnya. Jika belum di kabulkan janganlah berhenti untuk mengamalkan shalawat akan tetapi di baca terus dan justru lebih di perbanyak.

Penulis sendiri mulai mengamalkan shalawat secara istiqamah 1 tahun sebelum menikah dan Alhamdulillah di kabulkan menikah kurang lebih setahun setelahnya. Lalu penulis punya hajat ingin punya rumah yang mewah, selang kurang lebih 1 tahun di berikan rumah walaupun bukan rumah mewah. Penulis sekarang ingin punya mobil sendiri, semoga Allah segera kabulkan.

Penulis sendiri tidak pernah meminta hajat memakai jangka waktu, misalnya "Ya Allah saya ingin punya mobil sendiri di tahun 2020 nanti", bukan seperti itu doa yang biasa penulis panjatkan, tetapi seperti ini "Ya Allah saya ingin punya mobil untuk mempermudah urusan dan pekerjaan saya" sudah sampai di sana.

Masalah waktu biar Allah yang tentukan.

Penulis juga belajar terus memperbaiki diri, mulai dari memperbaiki shalat, meninggalkan yang riba, meninggalkan perbuatan dosa dan lainnya.

Itu saja yang dapat penulis share mengenai Mengapa Sudah Mengamalkan Shalawat Hidup Masih Susah ?, semoga bermanfaat untuk teman-teman pembaca semua.

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib