Nabi Luth as adalah putra adiknya Nabi Ibrahim, Harun. Allah SWT mengkaruniai Luth sebagai rasul ketika Nabi Ibrahim masih hidup. Banyak pendidikan dan ajaran tauhid yang dia dapat dari Nabi Ibrahim. Saat Nabi Ibrahim hijrah ke Palestina, Luth pun ikut mendampinginya.
Tempat tinggal Nabi Luth jauh dari Nabi Ibrahim. Nabi Luth tinggal di Kota Sodom ujung timur tanah Urdun, Yordania. Adapun Nabi Ibrahim berada di Palestina bagian barat.
Kaum Nabi Luth di Kota Sodom mengingkari Allah. Mereka tidak menikahi perempuan, tetapi menikahi sesama laki-laki. Padahal hal itu adalah perbuatan dosa besar.
Nabi Luth mengajak kaumnya untuk beriman kepada Allah. Dia berkata "Sesungguhnya aku adalah utusan Allah. Takutlah kamu kepada Allah serta patuhlah kalian pada perintah dan ajaranku".
Sayangnya mereka menolak ajakan Nabi Luth dan berkata "Jika engkau tidak berhenti menjelek-jelekkan kami, kami akan mengusirmu dari negeri ini".
"Sungguh aku tidak menyetujui dan aku membenci perbuatan mengawini sesama jenis itu. Kalian tidak pantas melakukannya" kata Nabi Luth. Peristiwa itu diceritakan dalam Al Quran Surat Asy Syu'araa 165-166.
Kaum Nabi Luth juga sering melakukan kajahatan lain, mereka suka merampok para musafir dan melecehkannya.
Nabi Luth pun sering mengingatka mereka. Sayangnya tidak pernah di dengar. Mereka malah menantang agar balasan Allah segera diturunkan.
"Datangkanlah kepada kami azab Allah jika kamu termasuk orang-orang yang benar" tantang mereka.
Perbuatan-perbuatan yang di lakukan kaum Nabi Luth semakin parah. Allah akan memberi mereka balasan. Namun sebelum itu Allah mengutus para malaikat untuk memberi tahu Nabi Luth.
Dengan berwujud laki-laki, 3 malaikat mendatangi Nabi Luth. Mereka pun di persilahkan duduk lalu Nabi Luth berkata "Saudara-saudara sebenarnya aku senang menerima tamu. Aku suka tamu bermalam di rumahku. Namun keadaan kota ini tidak aman apalagi saudara bertiga masih muda dan tampan".
Nabi Luth merasa tidak mampu melindungi mereka. Dia takur terjadi sesuatu yang buruk pada mereka. Dia pun memberi tahu keadaan Kota Sodom yang sebenarnya bahwa kaumnya menyukai sesama jenis. "Tidak baik bagi seorang pria dari tempat lain untuk berkeliaran di kota ini" kata Nabi Luth.
Salah seorang dari kaum Nabi Luth tidak sengaja melihat ada tamu di rumah Nabi Luth. Dia melaporkan hal itu kepada teman-temannya. Tak lama kemudian meraka datang ke rumah Nabi Luth. Dengan sikap angkuh mereka menginginkan tamu-tamu itu mereka bermaksud menikahi tamu-tamu itu. Padahal menikahi sesama jenis termasuk perbuatan yang sangat di larang oleh Allah SWT.
Melihat kejadian itu Nabi Luth sangat malu. "Hai kaumku ini adalah tamuku, janganlah kamu mencemarkan namaku terhadap tamuku ini" kata Nabi Luth.
Nabi Luth sangat malu kepada tamunya. Dia Marah tetapi tidak berdaya. Melihat peristiwa tersebut, tamu-tamu itu memberitahukan bahwa sebenarnya mereka adalah malaikat utusan Allah. Nabi Luth merasa lega mendengar kabar itu.
Para malaikat itu memberi tahu bahwa tidak ada lagi yang bisa menganggu Nabi Luth. Mereka juga meminta Nabi Luth untuk segera pergi meninggalkan Kota Sodom sebelum pagi.
Tak lama setelah para malaikat menampakkan diri Kota Sodom mengalami bencana yang sangat dahsyat. Dari bumi muncul gempa yang sangat besar. Dari langit hujan batu bercampur api. Kota Sodom pun porak poranda.
Demikianlah Allah membalas perbuatan kaum Nabi Luth. Hanya Nabi Luth dan orang-orang beriman lainnya yang selamat dari pembalasan Allah. Nabi Luth dan orang beriman lainnya telah meninggalkan kota itu. Hanya orang yang berbuat dosa yang mengalami pembalasan dari Allah SWT.